Translate

Minggu, 11 Januari 2015

Al Qaida Yaman ancam Prancis dengan serangan baru

Al Qaida Yaman ancam Prancis dengan serangan baru
ilustrasi Mobil polisi yang juga menjadi target serangan di kantor majalah "Charlie Hebdo", Paris, Prancis. (www.twitter.com/@julienrbcc)
 
 
Washington - Seorang pejabat tinggi Syariah Al-Qaida di Semenanjung Arab (AQAP) mengancam Prancis dengan serangan-serangan baru setelah orang-orang di majalah satir Charlie Hebdo dan di supermarket Yahudi, kata kelompok pemantau SITE Jumat.

"Lebih baik bagi Anda untuk menghentikan agresi Anda melawan kaum Muslimin, sehingga mungkin Anda akan hidup dengan aman. Jika Anda menolak, tetapi mengajak berperang, kami menunggu dengan senang," kata Harith al-Nadhari dikutip mengatakan dalam satu video.

Dia mengklaim bertanggung jawab atas tiga hari pertumpahan darah di Prancis yang menewaskan 17 orang.

Tetapi salah satu tersangka dalam serangan Charlie Hebdo belajar di Yaman, di mana ia menghadiri kamp pelatihan Al-Qaida, kata sumber keamanan Yaman dan seorang teman sekelasnya.

"Beberapa anak-anak Prancis tidak menghormati para nabi Allah, sehingga kelompok dari kalangan tentara percaya Allah berbaris kepada mereka, maka mereka diajarkan untuk menghormati dan batasan kebebasan berekspresi," kata pejabat AQAP.

Pasukan elit Prancis menyerbu dua lokasi sandera Jumat, membunuh dua bersaudara di balik pembantaian majalah satir Charlie Hebdo dan dalam serangan terakhir yang juga merenggut nyawa empat sandera di supermarket pusat kota, demikian AFP.

Sumber :
ANTARA News

Al Quran tidak pernah ketinggalan jaman

Al Quran tidak pernah ketinggalan jaman
Pekerja menyungging Al Quran dari lempengan tembaga di Sentra kerajinan Tembaga, Tumang, Boyolali, Jateng, Rabu (13/2). Kerajinan yang dijual seharga Rp 50 Juta perset itu guna memenuhi permintaan ke sejumlah negara, di antaranya Malaysia dan Jepang. (FOTO ANTARA/Akbar N Gumay)

" mempelajari Al Quran. Kandungan Al Quran tidak ketinggalan zaman sepanjang jaman "
Banjarbaru, Kalimantan Selatan - Menteri Agama, Suryadharma Ali, menyatakan, kandungan Al Quran tetap aktual sepanjang zaman meski di era teknologi dewasa ini melahirkan banyak orang pintar, tetapi mereka tetap mempelajari kitab suci itu.

"Jangan ragu mempelajari Al Quran. Kandungan Al Quran tidak ketinggalan zaman sepanjang jaman," kata Ali, di hadapan pengajian Ulumul Quran pimpinan Wildan Saman, Banjarbaru, Kalsel, Sabtu siang.

Ali mengingatkan pula, agar umat Islam menghindari keraguan dalam mempelajari kandungan Al Quran.

Ali bercerita, ketika Nabi Muhammad SAW, rasulullah melakukan perjalanan Isra Mi'raj, banyak umatnya tak percaya. Hanya orang yang beriman sajalah saat itu yang mempercayai adanya Isro Miroj.

Namun dewasa ini orang makin percaya peristiwa Isra Mi'raj. Umat Islam sekarang pun percaya perjalanan nabi itu. "Mereka yakin peristiwa itu memang ada," katanya.

Kenapa mereka bisa mempercayai semua itu. Menurut dia, karena mereka mempelajari dan memahaminya dengan didukung ilmu pengetahuan. 


Para ilmuan bisa menjelaskan perjalanan itu karena punya pengetahuan. Ilmuan juga terus menerus menggali kandungan isi Al Quran karena isinya tetap aktual sepanjang zaman.

Ia menjelaskan, Allah SWT sebagai pencita jagad raya tak pernah ngantuk dan tidur. Berbeda dengan ciptaan-Nya seperti manusia.

Sumber :
ANTARA News